Your Ad Here

Cari by Google

6.3.10

Kandungan Nutrisi dan Srimulasi yang Tepat Optimalkan Pertumbuhan Anak

Faktor nutrisi, anak-anak disetiap tahapan perkembangan membutuhkan nutrisi guna menunjang pertumbuhannya. Mengapa nutrisi diperlukan? ini karena nutrisi memicu pembentukan enzim yang diperlukan tubuh, dan nutrisi diperlukan otak guna menunjang segenap aktifitas. Kebutuhan nutrisi disetiap tahapan perkembangan anak berbeda, tapi yang pasti kebutuhan nutrisi harian mutlak diperlukan.
Anak-anak disetiap tahapan usia membutuhkan penanganan berbeda seiring dengan pertumbuhannya. Pasalnya, pada setiap tahapan pertumbuhan, karakter anak begitu berbeda. Sehingga, sangat penting penyesuaian kebutuhan anak disetiap tahapan usia sangat penting guna menghadirkan pertumbuhan optimal.


Umumnya, anak-anak membutuhkan 1000 kalori perhari, mengkonsumsi susu tiga hari sekali memenuhi kebutuhan kalori mencapai 300 kalori, sisanya dipenuhi oleh tiga makanan pokok dan dua makanan tambahan. Guna memenuhi kalori perharinya, disarankan kepada orang tua untuk memberikan pola makan baku yang harus diterapkan pada anak.
Pentingya Stimulus
Menyambung bahasan pentingnya kebutuhan nutrisi yang sesuai dengan tahapan perkembangan, pemenuhan nutrisi secara seimbang, pola stimulus merupakan bagian pelengkap nan vital. Pasalnya, pemberian stimulus pada anak membantu si kecil memasuki tahapan tumbuh kembang secara optimal. Seperti halnya pemenuhan nutrisi yang berbeda disetiap tahapan usia, pemenuhan stimulus pada anak juga berbeda dan tidak bisa disama ratakan pada setiap tahapan usia. Anak membutuhkan pola stimulus tumbuh kembang secara holistik atau terpadu. Pemberian pola stimulus dan didukung lingkungan yang sehat berpengaruh terhadap optimalnya pertumbuhan empat hal yaitu motorik, kordinasi tangan dan mata, kecerdasan intelektual dan emosi.
Berdasarkan penelitian, anak memasuki usia antara 1-3 tahun, mereka sudah memahami tentang apa yang ia inginkan. Orang tua sebaiknya mencintai dan memperhatikan anak secara optimal. Hindari penggunaan kata "jangan" dalam keseharian atau ketika anak mulai menyatakan keinginannya.
Berbeda dengan usia 1-3 tahun, anak-anak yang berusia antara 3-6 tahun jauh membutuhkan stimulus yang demikian komplek. Ini disebabkan, anak-anak pada usia itu telah memasuki pemikiran yang rumit. Pada usia ini, anak mulai belajar memilih. Berikan atau ajarkan anak memilih. Dari situ, anak akan belajar bertanggung jawab atas pilihannya. Dengan sendirinya anak-anak akan malu bila tanggung jawabnya tidak dijalankan, pada usia 3-6 tahun, ajari pula anak dengan stimulus yang mengarah pada kejujuran.