Your Ad Here

Cari by Google

24.9.09

Tips mengurangi rasa sakit otot


Sakit otot setelah kerja keras atau olah raga merupakan keluhan umum, bukan berarti tidak bisa dihindari. Berikut beberapa tip yang bisa membantu mininmal mengurangi frekuensi sakit otot :

1.Menerapkan pola olahraga yang baik. Hindari olahraga seperti seorang atlet di akhir minggu. Melakukan semua aktivitas fisik mulai dari berlari, menari, hingga angkat beban di akhir minggu tidak akan membuat Anda merasa lebih baik. Cara terbaik adalah melakukan latihan fisik secara teratur. Ada baiknya melakukan 2 atau 3 kali latihan seminggu dengan minimal 20 menit peregangan.

2.Peregangan. Bungkukkan badan secara perlahan hingga Anda bisa mencapai jari-jari kaki. Bungkukkan badan ke depan dan tahan hingga hitungan 15. Tapi, jangan pernah memaksakan tubuh, biarkan gaya gravitasi yang menuntun peregangan. Kemudian putarlah badan ke sisi kiri dan kanan secara bergantian untuk membentuk huruf C yang besar, tahan selama 15 detik di setiap sisi. Selanjutnya bengkokkan kedua lutut dan gerakkan ke kiri dan kanan, untuk meregangkan otot-otot selangkangan. Kemudian akhiri dengan memutar bahu ke depan dan ke belakang selama beberapa kali. Setelah melakukan langkah pemanasan tersebut, tubuh Anda sudah siap untuk melakukan latihan dengan intensitas yang lebih tinggi.

3.Pemanasan lambat. Otot-otot yang masih dingin cenderung lebih mudah mengalami kerusakan dibandingkan dengan otot-otot yang t
elah mendapatkan pemanasan secara tepat. Pemanasan secara perlahan akan meningkatkan detak jantung dan tarikan nafas, serta meningkatkan aliran oksigen dan nutrisi ke otot-otot sebeleum Anda mulai melatih otot lebih keras. Selain itu, persendian akan mengeluarkan lebih banyak cairan synovial sehingga lebih lentur. Dengan pemanasan, tubuh bisa dengan tepat beradaptasi dengan latihan yang Anda lakukan.

4.Banyak minum air putih, konsumsi diet ti
nggi karbohidrat dan rendah lemak. Dengan begitu otot akan mempunyai bahan bakar yang cukup.

5.Hindari meningkatkan intensitas dan d
urasi di saat yang sama. Jika Anda sedang mengikuti program peregangan dan ketahanan tubuh, pastikan untuk menambah intensitas atau durasi sebesar 10% atau kurang per minggunya. Biarkan tubuh Anda pulih secara tepat dan beradaptasi secar perlahan untuk meningkatkan performa.

6.Modifikasi latihan Anda. Anda tetap bisa melakukan olahraga secara efektif tanpa harus merasakan sakit otot dengan melatih bagian tub
uh yang berbeda setiap harinya. Modifikasilah latihan kekuatan Anda dengan melatih punggung, dada, biseps, triseps, dan bahu pada hari yang sama dan melakukan quads, hamstrings, calves, dan abs pada hari berikutnya.

7.Pijat/Urut. Meskipun belum disertai bukti ilmiah, tetapi pijat terbukti bisa mengurangi sakit otot dengan cara menstimulasi neutrophils (sel darah putih yang melawan peradangan).

8.Relaksasi. Anda bisa melakukan mandi air ga
ram epsom atau berendan dalam air hangat selama 15 menit untuk mengurangi ketegangan otot.

9.Vitamin. Cobalah mempertahankan asupan 1000 mg vitamin C dan 100-200 mg bromelain (enzim dari nenas) selama 2 hari. Kedua komponen ini merupakan anti peradangan alami. (OL-08)
Read More

23.9.09

Jembatan suramadu tahan GEMPA BUMI

Berdirinya Jembatan Suramadu merupakan tonggak sejarah baru dalam pembangunan konstruksi prasarana perhubungan di Indonesia. Jembatan antarpulau sepanjang 5.438 meter yang terpanjang di Indonesia, tetapi juga di Asia Tenggara. Sebagai jembatan yang menghubungkan dua pulau, sesungguhnya Suramadu (Surabaya-Madura) merupakan jembatan kedua setelah rangkaian jembatan Barelang (Batam-Rempang-Galang) yang selesai dibangun tahun 1997. Enam jembatan dengan berbagai tipe yang menghubungkan tujuh pulau kecil di Provinsi Kepulauan Riau ini merupakan landmark keberhasilan dan kemandirian anak bangsa dalam membangun jembatan antarpulau.
Sebelum Suramadu dibangun, timbul keraguan, apakah mungkin membangun jembatan di daerah patahan dan gempa? Bagaimana dengan tiupan angin di laut Selat Madura yang terkenal kencang, apakah tidak akan memengaruhi konstruksi jembatan?. Penelitian pun akhirnya dilakukan secara mendalam selama 2003-2004. Penelitian yang lebih bersifat technical study dilakukan terhadap 12 item yang kebanyakan berupa parameter tanah.Kajian mendalam juga dilakukan terhadap kontur dasar laut, arus air laut, serta pengaruh pasang terhadap jembatan. Ternyata semuanya sangat memungkinkan untuk dibangun jembatan yang menghubungkan dua pulau. Adapun untuk angin, berdasarkan kajian, ternyata angin yang melintang kecepatannya sekitar 3,6 kilometer per jam sampai maksimal 65 kilometer per jam.

Tahan gempa
Jembatan Suramadu yang pemancangan tiang pertamanya dilakukan pada 20 Agustus 2003 oleh Presiden Megawati Soekarnoputri saat ini bisa tahan terhadap guncangan gempa sampai 7 skala Richter. Jembatan ini pun dirancang dengan sistem antikorosi pada fondasi tiang baja. Karena menghubungkan dua pulau, teknologi pembangunan Jembatan Suramadu didesain agar memungkinkan kapal-kapal dapat melintas di bawah jembatan. Itulah sebabnya, di bagian bentang tengah Suramadu disediakan ruang selebar 400 meter secara horizontal dengan tinggi sekitar 35 meter.
Untuk menciptakan ruang gerak yang lebih leluasa bagi kapal-kapal, di bagian bentang tengah Suramadu dibangun dua tower (pylon) setinggi masing-masing 140 meter dari atas air. Kedua tower ini ditopang sebanyak 144 buah kabel penopang (stayed cable) serta ditanam dengan fondasi sedalam 100 meter hingga 105 meter.
”Total panjang tower sekitar 240 meter. Ini sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Hermanto Dardak.
Tahan sampai > 100 tahun
Secara keseluruhan, pembangunan Suramadu menghabiskan sekitar 650.000 ton beton dan lebih kurang 50.000 ton besi baja. Tak heran, dinas pekerjaan umum mengklaim Suramadu sebagai megaproyek yang menghabiskan dana total mencapai Rp 4,5 triliun. Jembatan ini dirancang kuat bertahan hingga 100 tahun atau hampir menyamai standar Inggris yang mencapai 120 tahun.
Karena berada di tengah lautan, Suramadu berpotensi terkendala faktor angin besar yang potensial terjadi di tengah lautan. Untuk memastikan keamanan kendaraan yang melintas di atas Suramadu, Departemen Pekerjaan Umum akan membangun pusat monitoring kondisi cuaca, khususnya angin. ”Jika kecepatan angin sudah mencapai 11 meter per detik atau sekitar 40 kilometer per jam, jembatan harus ditutup untuk kendaraan roda dua demi keselamatan pengendara,” ujar Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.
Jika kecepatan angin bertambah hingga 18 meter per detik atau sekitar 65 kilometer per jam, jalur untuk kendaraan roda empat akan ditutup. Langkah ini semata-mata untuk keselamatan dan kenyamanan pengendara. Adapun konstruksi jembatan akan tetap aman karena Jembatan Suramadu dirancang tetap kokoh meski ditempa angin berkecepatan lebih dari 200 kilometer per jam. Bukan cuma kuat dari terpaan angin, Jembatan Suramadu juga didesain mampu menopang kendaraan sesuai standar as atau axle di daratan. Dengan demikian, Suramadu diperkirakan mampu menahan beban dengan berat satu as kendaraan sekitar 10 ton.
Cukup lima menit
Jembatan Suramadu akan dilintasi 8.000-9.000 sepeda motor per hari serta sekitar 4.000 kendaraan roda empat per hari. Jumlah ini berdasarkan perhitungan sebelumnya, kendaraan yang melintasi Ujung-Kamal dengan menggunakan kapal feri sekitar 2,4 juta sepeda motor per tahun (62 persen) serta 1,5 juta kendaraan roda empat per tahun (38 persen). Selain bakal padat, jembatan ini pun pasti akan sangat membantu masyarakat karena waktu tempuh Surabaya-Madura bisa dipersingkat. Jika sebelumnya menggunakan feri dibutuhkan waktu sekitar 30 menit, sekarang dengan menggunakan Suramadu cukup ditempuh lima menit.
Sempat tersendat
Pembangunan Suramadu dalam perjalanannya sempat menemui kendala dana. Terhambatnya pencairan dana menyebabkan pembangunan approach bridge atau jembatan pendekat sisi Surabaya sepanjang 672 meter tersendat September 2008. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya menalangi dana pembangunan melalui Bank Jatim sebesar Rp 50 miliar sebelum dana pinjaman dari Bank Exim of China sebesar 68,9 juta dollar AS cair.
Studi pembangunan yang kurang sempurna menyebabkan perkiraan biaya pembangunan juga meleset, seperti tiang pancang jembatan yang awalnya hanya didesain setinggi 45 meter akhirnya bertambah menjadi sekitar 90 meter. Karena itu, dari estimasi awal nilai kontrak sebesar Rp 4,2 triliun, biaya pembangunan akhirnya membengkak hingga Rp 4,5 triliun. Pembiayaan pembangunan Suramadu 55 persen ditanggung pemerintah dan 45 persen sisanya pinjaman dari China. Dari total biaya pembangunan Suramadu sebesar Rp 4,5 triliun, sekitar Rp 2,1 triliun di antaranya berutang kepada China. Mahalnya pemikiran dan biaya pembangunan Suramadu diharapkan mampu menumbuhkan geliat ekonomi Tanah Air, terutama Jawa Timur.
Read More

pembangkit listik alternatif


Peneliti di Massachusetts Institute of Technology telah menemukan satu cara lain untuk menuai listrik dari pohon, namun dapatkah voltase yang kecil dan dihasilkan oleh satu pohon digunakan buat sesuatu yang bermanfaat?
Setelah menghabiskan musim panas untuk memeriksa pepohonan, para peneliti itu menemukan bahwa pohon kayu berdaun lebar menghasilkan voltase yang tetap sampai beberapa ratus milivolt. Dengan menambahkan satu alat yang disebut pengubah pendorong voltase, tim penelitian tersebut dengan susah-payah berhasil memperoleh voltase yang dapat digunakan sebesar 1,1 voltase, cukup untuk menjalankan sensor bertenaga rendah.

Seorang anggota tim mengakui bahwa "tenaga listrik pohon" tidak sepraktis energi matahari, tapi dia percaya sistem tersebut dapat dipertimbangkan sebagai pilihan murah untuk menghasilkan tenaga listrik buat sensor pohon yang membantu mendeteksi kondisi lingkungan hidup atau kebakaran hutan.

Dengan menggunakan keluaran elektronik untuk menjaga kesehatan pohon adalah kemungkinan lain. Studi itu direncakan disiarkan di dalam jurnal "Transactions on Nanotechnology, Institute of Electrical and Electronics Enggineers" Read More